Jumat, 12 Juni 2015

MonoSodium Glutamat (MSG), Micin, Vetsin, terserah anda saja



Hai readers.... sudah lama saya tak bercuap-cuap di blog saya ini. Keterbatasan koneksi, kesibukan kuliah, dan modemku yang sudah tak bisa dipakai menjadi alasan ketidak hadiranku sekian lama. Sekitar beberapa lalu aku ditugasakan untuk menghadiri sebuah seminar yang diadakan secara mendadak oleh salah satu produsen vetsin di salah satu universitas terkemuka di kota malang. Sebagai mahasiswa aktif, aku menjadi mahasiswa wajib ikut dalam seminar ini dengan 3 temanku lainnya dan satu dosenku. Di dalam seminar tersebut ada dua pokok materi yang disampaikan. Yang pertama adalah mengenai semboyan gizi yang terbaru. Jadi penggunaan yang namanya ‘4 SEHAT 5 SEMPURNA’ sudah TIDAK BERLAKU. Digantikan dengan PGS (Pesan Gizi Seimbang) yang sekarang isinya ada 10 yang masuk dalam 4 PILAR DASAR SEIMBANG. Yang pertama yaitu Keanekaragaman, yang kedua aktifitas fisik  yang teratur dan terukur, yang ketiga adalah kebersihan (PHBS), yang keempat adalah pemantauan berat badan teratur. Dari 4 pilar ini dijabarkan lagi menjadi 10 pesan dalam PGS tersebut. Namun jika kita membahas mengenai PGS ini, pembaca akan bosan ketika topik utama mulai disampaikan.
Dalam pembahasan kali ini, saya ingin memaparkan mengenai hasil seminar yang membahas atau lebih tepatnya produsen ini mengklarifikasi bahwa vetsin tidak menyebabkan kanker atau penyakit.
MSG atau merupakan Monosodium Glutamat merupakan senyawa yang terdiri dari asam amino glutamat. Dalam pembuatan msg ini adalah dengan mengambil asam amino glutamat dari rangkaian kompleks protein. Ketika glutamat ini tidak berikatan dengan glutamat lain, maka glutamat akan menghasilkan rasa UMAMI atau yang biasa kita ketahui dengan GURIH.
Komposisi msg khususnya dalam produk ini adalah 78% glutamat, 12% natrium, dan 10% air.
Jika dari pemaparan pemateri yang merupakan salah satu orang yang terkemuka disalah satu universitas ternama di Indonesia, MSG adalah AMAN DIKONSUMSI. Tapi jangan hanya sampai disitu. Ada KEJANGGALAN. Bukan kejanggalan sih, hanya pertanyaan yang tidak terjawab ketika dihantam pertanyaan oleh mahasiswa-mahasiswa prodi gizi.
Pemateri menginformasikan bahwa MSG aman untuk dikonsumsi JIKA dalam pemakaian yang SECUKUPNYA. Nah... disinilah salah satu pertanyaan muncul. Pertanyaan yang tak terjawab. Berikut akan aku tuliskan pertanyaan pertanyaan dari (luar biasanya) mahasiswa prodi gizi (padahal undangan banyak dari dinkes, dosen, pegawai kesehatan).
Bagaimanakan efek glutamat yang berlebihan ? kadar secukupnya ini seberapa karena lidah dan selera orang berbeda?
Kalau ada secukupnya? Upper levelnya berarti seberapa? Efek yang akan ditimbulkan?
Bagaimana kita bisa mengetahui atau menangani ketika mengkonsumsi msg agar tidak kekurangan iodium dan tidak kelebihan natrium karena komposisi msg yang hanya natrium?
Dan berikut merupakan rangkuman dari jawaban yang disampaikan dengan yang sebenar-benarnya.
Pada manusia belum ada penelitian yang lanjut untuk menentukan upper level dari konsumsi msg. Memang bisa dilakukan pada tikus, dan ketika diberi dosis x dalam y hari bisa timbul kanker pada tikus. Tapi tidak bisa disimpulkan bahwa dosis itu bisa juga menimbulkan kanker pada manusia karena kita harus melakukan penelitian bertahap karena mencit tidak sama dengan manusia. Yang jelas ketika pemakaiannya ternyata berlebihan, maka kita tidak akan mau memakannya.(yaiyalah.. lha mereka ngapain masak yang mereka gamau?).
Msg digunakan ketika memang dibutuhkan, karena dengan bumbu biasapun ketika sudah bisa mencukupi rasa yang dibutuhkan tidak perlu digunakan. Dan ini ada beberpaa pencerahan dari salah satu dosen beberapa minggu terakhir ketika aku mempelajari mengenai Food Additive. kadar asam glutamat  mulai meningkat apabila konsumsi MSG 30 mg/kg BB/hari (Journal Nutrition Sci, 2000)
#bisa di search sendiri jurnalnya
Ini cuplikan seminar kemarin. Kalau ada yang merasa pertanyaan belum terjawab. Memang belum terjawab.
Ada beberapa kesimpulan yang aku tarik sendiri. Yaitu belum adanya kejelasan upper level atau batas atas dari penggunaan msg, karena penggunaan garam saja ada batas kecukupannya yang dituangkan dalam tumpeng gizi. Kemudian adalah mengenai asupan natrium dan iodium. Pertanyaan yang diajukan tidak bisa terjawab dengan akurat. Jadi semua aku kembalikan kepada para readers sekaligus konsumen untuk pemakaian msg. Mengenai upper level, kadar yang aman, terutama efek yang terjadi nantinya yang berkaitan dengan penyakit degeneratif seperti darah tinggi, kanker, dsb.
Semuanya kembali pada kebijakan kita dalam memilih makanan, makanan yang sehat adalah makanan yang terhindar dari bahan bahan berbahaya. Ya... mungkin saja, sekarang sudah marak yang namanya pestisida, kita sendiri juga akan kesulitan dalam memilihnya. Namun, ada beberapa tips yag aku dapat dari dosen-dosenku yang juga ada yang berasal dari dinas kesehatan.
Tips memilih sayur adalah dengan melihat sayuran tersebut ada yang bolong-bolong dimakan ulet gak? Kalau misal tidak ada, maka harus diwaspadai. Setelah itu, bisa juga dengan mencuci sayuran dengan air asam(air dicampur dengan asam jawa) dan dicuci dengan air mengalir.
So.... mari kita menjadi konsumen yang pintar dalam menentukan makanan yang akan kita konsumsi.
BE GOOD CONSUMEN :)


OH.. TERNYATA...

Setelah sekian lama aku tak bersapa dengan blogku tercinta ini, dan ketika aku membuka daftar postingan, ternyata aku sudah mempublish sekitar 60 publish.an... WAW... angka yang bagiku luar biasa loohh....
banyak yang belum bisa aku publish disini...
dibanding dengan blog tetangga... hihihi alias blog teman sekelasku yang sudah mulai rajin mempost hasil laporan ataupun praktikum kami.... aku disini lebih suka untuk sharing informasi secara umum, dalam bentuk materi, maupun hal hal yang berbau seni... seni tulis menulis alias puisi atau cerpen...
dan memang tak pernah berharap akan anyak yang melihat postinganku ini, jadi aku tak pernah sedih hati ketika daftar jumlah penayangan tiap tulisanku sangatlah minim...
banyak materi kegizian yang ingin aku share pula disni, tapi mungkin aku akan memulai entah kapan... yang jelas ketika semua pekerjaan dan tanggung jawabku sebagai mahasiswa yang diberi mandat menjadi panitia inti dalam suatu acara kelar, maka aku akan menyempatkan diri mempublish sedikit demi sedikit ilmuku... dan juga hatiku...

salam baca

achi

Sabtu, 22 November 2014

Harmonis

kala itu dingin mulai merasuk
bahkan tak bisa dihangatkan cahaya mentari yang mulai menampakkan sinarnya
kurasakan dinginnya pagi yang cerah itu
tapi disaat bersamamu kurasakan hangat
ketika kepalaku bisa bersandar dibahumu
kurindukan saat itu, ketika untuk pertama kali kubiarkan diriku
menjadi sepenuhnya wanita yang butuh dijaga dan diperhatikan
ketika aku tak perlu harus berlagak menengadahkan kepala
meski sebenarnya rapuh
kurindukan saat itu, ketika cahaya menelisik dibalik pepohonan
dan pelangi menghiasi biru langit hari itu..
indah, itu yang bisa kuucapkan..
sepatah kata yang terucap..
entah bagaimana hatiku mendeskripsikannya
betapa sempurnanya hari-hari yang terlewati
hari terakhir naik kereta bersamamu
cerah, embun, dan pelangi
Tuhan sangat baik hati kala itu
tak ada warna yang bisa mewakili keindahan kenangan itu..
kanvas hidupku..
satu bingkai tentangmu..
warna terindah dan tak seorangpun yang bisa mengungkapkan..
betapa berwarnanya hariku denganmu..
warna yang berbeda, namun sungguh HARMONIS



@archi_aime

Jumat, 03 Oktober 2014

Padamu

Pkiran.q brkecamuk ktika melhat sosok d dpan.q,
sosok yg sbnarny mash blum bsa mlepaskan.ku dri hdupnya
tpi dipaksa kerja rodi untk menghlangkan.ku dri otak.nya
entah bgaimana jadiny hdup.q tnpanya sosok sempurna bhkan dgan smua kkurangn.ny
sosok smpurna yg akn slalu menjadi smpurna dlam hdup.ku
aku mencintaimu


"Archi"

Kamis, 28 Agustus 2014

Dengan Hati

kutulis lagi satu catatan tentangmu
tentang harmoni yang berjalan mengiringi kita
setia menemani merki harus berdarah
ketika perbedaan tersamarkan karena sebuah perasaan
tak ada yang bisa mengelak akan hal itu
siapa yang akan disalahkan akan hal itu?
tak ada...
bolehkah aku berbicara dengan Tuhanmu barang semenit,
agar bisa kukatakan padanya betapa kata-kataku sungguh
agar Tuhanmu tahu bahwa perasaan ini tak meragu
tuk memberikan apa yang dirasakannya kepadamu
semuanya... tanpa tersisa...
setidaknya aku menjalani ini dengan hati
tanpa sandiwara dan tanpa berpura-pura
setidaknya...
aku menjalani ini dengan sepenuh hatiku

mata dan hati ini sudah tertuju padamu
meski banyak yang berjalan disebelahku
tapi untuk sekian kalinya...
setidaknya aku hanya memandangmu
lurus tepat di depanku

bolehkan aku bicara lagi dengan Tuhanmu
karena aku sudah bercerita pada TUuhanku
tentang kamu...
tentang kitaa....
agar Tuhan kita tahu, apa yang kita rasakan
apa yang aku rasakan
padamu

setap detik yang terlewat
setiap kenangan yang kau buat
satu yang kuharapkan
dan berharap Tuhanku mau berbicara pada Tuhanmu
menyampaikan harapanku padamu
untuk menjalani semua ini dengan hati
setidaknya sampai Tuhan kita memutuskan suatu hal
untuk menyatukan, atau memisahkan
setidaknya.... hanya satu yang kuharapkan
saat aku bisa berbicara pada Tuhanmu
that all of this is not an act, but a fact..


@arian 23:56 06/05/2014

Bagaimana Jika Kau Saja?

kau... ya kau yang ada disana..
yang sedang mengotak-atik sayuran untuk dimasak..
kau... yang sedang sibuk mengolahnya agar menjadi makanan yang begitu lezat..
dan yaa... aku yang ada disini yang melihatmu melakukan segalanya..
jika kupikir.. kita memang memiliki banyak persamaan...
semangatnya.... perfeksionisnya... teraturnya...
kurasa kita memiliki takaran yang sama...
melihatmu mengiris bawang, dan lain sebagainya..
melihatmu memisahkan mereka dalam satu tempat yang sama..
melihatmu sejenak menjadi koki yang dikirim untuk membuat masakan untukku

meski terkadang aku melihatmu dan merasa entah ada yang tidak pas dalam melakukannya
terasa berbeda dengan latar belakang lingkungan yang berbeda
tapi aku bisa begitu menerimanya

saat itu aku sempat bertanya pada Tuhan
apakah aku tak boleh memiliki orang sepertimu
yang bisa menjaga dan mengayomiku
yang dengan penuh syukur bisa memasakkan sesuatu untukku
sehingga aku tidak perlu merasa harus melakukannya sendiri
kelak ketika aku menjadi seorang istri, atau bahkan ibu
apakah aku tak bisa memilikimu saja??

dengan semua kekurangan yang diberikan Tuhan padamu
yang dimataku semuanya adalah sebuah kesempurnaan
hanya satu kesempurnaan yang ternyata malah menjadi kekurangan bagi kita
iman kita... yang berbeda...

satu pertanyaan yang tak pernah lepas dari pikiranku
yang selalu kutanyakan dan terkadang aku mendapat jawabannya
meski tak yakin dengan itu
mengapa..... Tuhan memberi kita rasa yang sama..
sementara Dia tak bisa mentolerir perbedaan kita??
21:28 26/08/2014
@arian_aime
pake tangan orang NTT

Senin, 25 Agustus 2014

Masih Tetap Sama

yang kulihat saat itu...
adalah bahwa waktu empat tahun tak mengubah apapun darimu..
kau masih tetap sama, dengan potongan rambut cepak dan rapi
kulit putih bersih dan senyum yang mempesona
bahkan kebiasaannmu juga tetap sama..
warna putih jadi warna kaos faforitmu
dengan setelah celana jeans kelabu yang terkesan sederhana namun elegan
wajahmu.. dan senyum itu
menampilkan betapa manisnya dirimu dengan gigi gingsul
kau selalu mempesona meski kau masih suka berkelut dengan oli motor
dan meski empat tahun terbilang waktu yang tidak sebentar.menurutku.
dimana aku selalu mengingatmu.
berharap suatu waktu bisa bertemu denganmu, hanya melihatmu. melihat senyummu.
seperti saat itu... hanya dengan melihatmu...
itu sudah cukup memuaskan keinginanku melihat senyum itu lagi.
sudah cukup.hanya begitu.